Rindu. Kangen. Itu yang sering aku ucapkan pada guruku lewat pesan suara di HP ibuku. Kangen bu guru itu pasti. Selama pandemi, aku belum pernah bertemu dengan ibu guruku di sekolah. Sejak akhir TK A, TK B hingga sekarang aku sudah masuk SD. Rinduku dihadang oleh pandemi. Masa belajar di sekolah secara langsung tidak pernah aku nikmati karena wabah covid nineteen.

Yaachhhh, sekarang beralih menjadi serba teknologi. Aku dipaksa ramah dan mandiri dengan teknologi. Sekolah melaui zoom dan google classroom bertemu hanya sebentar. Melalui google meet belajarku hanya bisa memandang manisnya wajah ibu guru di layar laptopku.

Bu Susan, itu nama wali kelasku saat TK A. Sangat manis, ramah, suka tersenyum dan lincah. Badanya seperti ringan. Gerak ke sana kemari. Aktif mengajar kami. Aku sanagt mengenalnya di waktu awal TK A sebelum pandemi.

Bu Firoh. Yachhhh, itu nama bu guruku yang baru aku kenal selama kelas online di masa pandemi. Halus suaranya, asyik dan sangat ngangeni. Tak pernah lelah membimbingku untuk terus berkarya dan berliterasi sejak kecil. Kenanganku menggunung bersamanya. Banyak berlatih menulis dan membaca cerita. Support, doa, serta semangatnya dalam berbagai lomba selalu mengiringiku untuk mendapatkan hasil yang terbaik buatku.

Tak terlewatkan setiap hari minggu adalah waktuku berbalas pantun denganya, lewat pesan suara dari whattsapp ibuku.

“Kinan Bu Firoh punya pantun ni. Balas ya ….jangan lama – lama balasnya ya …”

Rabu gembira mentari bersinar

Makin menyengat pakailah topi

Kinan ceria semangat belajar

Selalu membara bagaikan api

“Okeyy Bu Firoh, Kinan balas ya!’

Topi saya bundar

Kupakai saat matahari bersinar

Hari ini ada zoom selingkar

Kinan tetap semangat belajar

“Nih ada lagi Nan. Balas ya!” pesan suara dari Guruku

Ada lauk ada nasi

Nikmat di makan saat hangat

Kinan ingin berprestasi

Rajin belajar dan semangat

“Kinan balas empat nih pantunya Bu Firoh.”

/1/

Sholat magrib tiga rakaat

Jangan lupa mukenah di lipat

Bu Firoh selalu bikin semangat

Nasehatmu selalu kinan ingat

/2/

Kuda poni di kepang dua

Bisa terbang dan melayang

Bercanda bahagia bersama

Dengan Bu Firohku sayang

/3/

Jalan – jalan ke kebun binatang

Jangan lupa bawa rantang

Berpantun membuatku riang

Heloooo… Bu Firoh sayang

/4/

Liburan naik delman

Jangan lupa bawa cemilan

Aku punya guru idaman

Namanya Bu firoh dan Bu susan

***

Sesekali aku selipkan pesan suara padanya.“Bu Firoh, Kinan kangen banget.” “Bu Firoh juga kangen sama Kinan. Kita berdoa yuk supaya pandemi cepat berakhir. Semoga bisa masuk sekolah belajar bersama Bu Guru dan teman – teman.”

Ternyata kita sama – sama saling menahan rindu yang sudah lama tak bertemu. Kutulis puisi ini untuk Guruku.

Guruku

Aku rindu ingin bertemu

Pandemi menghalangiku

Untuk berjumpa denganmu

Pilu…..sedih ….hatiku

Hanya bisa menatapmu

Dari layar HP dan Laptopku

Hatiku membiru

Lama tak melihat wajah aslimu

Merasakan pelukanmu di masa TK ku

Guruku….

Dengarkan isi hatiku

Aku hanya bisa mendengar suaramu

Lewat pesan suara di HP Ibuku

Tak cukup mengobati rasa rinduku

Padamu…… Bu Guruku

Bu Susanku….

Bu Firohku…

Semangatmu aku kenang selalu

Perhatianmu kusimpan dalam jantungku

Semoga pandemi segera berlalu

Kuingin berprestasi denganmu

Berkarya bersama jari lentikmu, menjadi kebanggaan sekolahku

Bu Guruku kami rindu belajar dan bertemu

Dari muridmu

GUSTI KINANTI

24 Responses to “SALING RINDU BELAJAR DAN BERTEMU”

Leave a Reply

Biodata

Assalamu’alaikum…

Hallo namaku Gusti Kinanti aku akrab di panggil kinan, aku sekolah di SD Ungggulan AL – YA’LU . Menggambar, menulis, bercerita, membaca  adalah hobiku. Bersepeda dan merawat kucing kegiatan rutinku di pagi hari. Aku suka mencoba tantangan yang baru baik literasi dan matematika, tidak takut untuk mencoba dan gagal karena berani mencoba itu hebat. Semangat belajar dan berkarya selalu berkibar.

NUBAR OMERA PUSTAKA

penulis favorit

Omera Pustaka
juara 2 lomba menulis cerpen
Selingkar