Pagi itu,hawa masih terasa dingin banget . Rasanya enggan bergerak. Tiba-tiba si Kipli mengeong berisik. di teras rumah Kinan. Akupun beranjak segera melihatnya

Kipli : “siapa sih itu? Si hitam
kecil, kok tampak lemas.Ah ini mainan baru “

Emprit : “tolonglah aku, aku tersesat
kehilangan ibuku.Badanku lemas sekali “

Kipli : kemarilah, bermain
bersamaku ?

Emprit : ” Aku tidak kuat berjalan lagi “

Ku buka pintu, melihat ada se ekor burung kecil bersama si kipli, kuambil burung itu karena terlihat sangat lemas sekali dan aku lihat paruh nya itu bengkong, aku tanya nama burungnya pada ibuku. dan ibuku berkata ” ohhhh ini namanya burung Emprit ” mungkin terjatuh karena kedinginan.

Aku taruh si emprit di telapak tanganku

Kinan : haiiiii Emprit kamu lucu sekali, kasihan kamu sakit ya sampai terjatuh gak bisa terbang lagi.

ibuku bergegas mencari tempat buat si emprit untuk beristirahat, ku taruh di bawah lampu belajarku supaya dia tetap hangat.

Ibuk : sebentar ibu buatkan makanan nya dulu ya karena masih bayi makanan nya harus halus biar mudah di telan

kinan : Burung kecil ini makananya apa sih buk ? sambil ku lihat ibuk ku lagi sibuk menyiapkan makananya

Ibuk : Biasanya burung yang masih kecil itu di kasih makan sama induknya jadi di suapin sama induknya dari paruhnya bisa serangga bisa biji – bijian gitu.

kinan : Ooooooo aku tauuuuu, terus ini ibuk mau kasih makan apa si emprit ?

Ibuk : Bentar ya…. ibuk rendam sebentar beras nya biar agak sedikit empuk

Aku lihat ibukku mengulek beras tadi sampai halus, sambil menunggu kelas G.meet online sekolahku, aku rawat sebentar si emprit ku kasih minum dan sedikit makanan.

kemudian aku sekolah tiba -tiba si emprit di ambil emes di jemur di luar supaya kena sinar matahari dan badan nya terasa hangat, setelah aku selesai sekolah kutanya emesku

kinan : mes…. mana si emprit ?

emes : Itu di bawah pohon jambu

kinan : Aku mau kasih susu sama makan lagi mes biar cepat sehat

Sini Emprit ayo makan dulu ? ku suapin ya , aku ketawa waktu dia mengibaskan kepalanya jadi makananya blepotan ke wajah – wajahnya, ihhh gemes lho kamu lucu sekali, aku senang sekali, kelihatanya sudah agak sedikit sehat sudah sedikit bisa aktif bergerak, mau terbang ya kamu, nanti kalau sudah sehat aku lepasin kok tenang aja, supaya bisa terbang tinggi sampai ke angkasa bertemu keluarga dan temanmu .

Nah sudah aku taruh ke tempat nya lagi aku gantung dan di kasih ranting supaya bisa gerak – gerak hinggap ke sana – kemari , dan aku lanjut belajar sekolah lagi, kemudian aku mendengar suara glebek – glebek dan ternyata si Emprit sudah terbujur kaku badan nya ternyata dia sudah meninggal, aku sedih sekali, aku menitik kan air mata dan memeluk ibuk ku dan meminta ibuk ku untuk menghidupkanya kembali aku sedih karena aku belum sempat memberinya nama, sebuah nama yang cantik untuk Si Emprit, tapi sekarang si emprit sudah berada di surga bersama burung bidadari yang lainya.Selamat jalan si emprit.

Burung emprit burung cantik

Berwarna putih namanya merpati

Berjumpa denganmu sungguh asik

Kenangan bersamamu akan selalu di hati

2,303 Responses to “Si Emprit Yang Malang”