Teman – teman aku mau cerita tentang pengalamanku mengikuti olimpiade matematika

Waktu itu ibu ku sibuk, bingung nyariin kerjaan aku, tau gak teman – teman sibuk apa ya kira – kira ?

aku bisik in ya ,,,, yah sibuk cari pengalaman lomba olimpiade

” kinan mau mencoba pengalaman seru gak “

” pengalaman apa itu buk “

” seru pokoknya nanti kalau kinan berhasil bisa dapat medali “

sebenarnya aku takut, takut gak bisa ngerjain soal nya aku terus di rayu – rayu gitu sama ibu ku. Akhirnya aku mau mencoba salah satu olimpiade matematika yaitu TIMO, itu olimpiade pertama yang aku ikuti, sempat aku putus asa karena melihat soal itu sulit – sulit begitu ibu ku mengajari aku belajar setiap hari sedikit – sedikit sampai bisa tapi aku masih merasa susah karena aku masih TK. Aku berlatih terus sampai akhirnya aku gak mau menyerah. menjelang lomba kurang 7 hari, aku melakukan semedi rutin setiap hari aku punya banyak cerita seru setiap semediku aku belajar di keheningan malam, di temani ibu ku sampai ketiduran karena aku terbiasa kalau belum capek gak bisa tidur pulas, aku suka berlatih soal – soal matematika di ipad karena aku bisa coret2 di layar. soal yang paling gampang itu penjumlahan dan menghitung kubus dan yang paling sulit itu aku masih ingat ada soal bilangan ganjil dan genap aku kesulitan menghapal nya, akhirnya ibuk ku mengajariku membuat jembatan bilangan ganjil dan genap jadi setiap ada soal itu aku langsung membuat jembatan ganjil genap. Aku punya cemilan favorit lo waktu semedi yaitu martabak minumnya teh anget, kalau ibu ku biasanya minum kopi katanya biar gak ngantuk waktu nemani kinan karena ibu ku itu ngantuk an.

teman – teman tau gak perasaanku menjelang lomba …..ho oh gugup itu pasti setiap hari lomba online aku selalu di siapkan telur ayam kampung rebus aku cocol pakai garam dan merica waktu anget – anget rasanya mantap biar perutku hangat tapi setelah telurku habis gugup ku kok muncul lagi ya….. ah gak tau aku rasanya kepingin menangis tapi malu .

” buk buk sudah mulai lombanya “

” iya kinan berdoa dulu,tetap semangat ya kata ibu ku “

aku berdoa sebelum lomba supaya dapat hasil yang baik, setiap aku gugup aku menggambar di kertas kosong kemudian gugup sedikit hilang aku mulai mengerjakan soal – soal nya .

Pertama kali ikut lomba aku menangis karena ada soal yang aku tidak bisa menjawab, aku gak berani memanggil ibu ku karena ibu ku sudah berpesan di kerjakan yang aku bisa gak boleh panggil – panggil , tapi aku menangis tak bersuara, soal yang aku tidak bisa tidak aku jawab. Lha aku gak bisa mau jawab apa ya aku kerjakan yang bisa – bisa aja .Kemudian lama ke lamaan aku terbiasa ikut lomba karena aku tidak kapok mecoba lagi, dan sekarang aku sudah mengikuti 5 olimpiade matematika yaitu

TIMO aku mendapatkan bronze medal

BBC aku mendapat silver medal

PHIMO aku mendapat bronze medal

FINAL TIMO aku mendapat silver medal

WMI aku mendapat GOLD medal

Aku senang sekali bisa mendapatkan beberapa medali tapi ibu ku selalu berpesan aku harus selalu bersyukur tidak boleh sombong, terus semangat mencoba hal baru, setiap mendapat medali aku gak pernah minta hadiah ya kadang di kasih hadiah sama ibu ku di ajak ke ATK aku memilih sendiri hadiahnya aku membeli cat air, bulpoint, spidol dan alat menggambar dan mewarna karena aku suka sekali menggambar.

Nah teman – teman harus rajin belajar ya supaya cita – cita teman -teman tercapai dengan giat belajar, semangat dan pantang menyerah serta berani mencoba terus meskipun gagal dan gugup.

2,471 Responses to “pengalaman mengikuti olimpiade”